Baca Berita

Tingkatkan Kesadaran Hukum Desa/Kelurahan Provinsi Bali, Denpasar Borong Penghargaan Desa/Kelurahan Sadar Hukum Tahun 2015

Oleh : dauhpurikangin | 27 November 2015 | Dibaca : 955 Pengunjung

Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat  untuk memberikan motivasi terhadap Desa/Kelurahan agar dapat meningkatkan kesadaran hukum,  Pemerintah Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada Desa/Kelurahan yang sadar akan hukum. Dalam kesempatan ini Pemerintah Kota Denpasar yang diwakili Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, para Camat se-Kota Denpasar  serta perwakilan  20 Desa/Kelurahan berhasil pemperoleh penghargaan Desa Sadar Hukum yang langsung diserahkan dan diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia yang diwakili oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Prof. Eni Urbaninggrum  SH. M.Hum yang didampingi Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta Jumat (27/11) di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengapresiasi penghargaan yang diraih Kota Denpasar yang diwakili oleh 20 Desa/Kelurahan yang terbagi dari 4 Kecamatan  sebagai Desa/ Kelurahan Sadar Hukum . Hal ini tak terlepas dari peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Denpasar. Kali ini dengan memenuhi semua persyaratan yang diberikan Desa/Kelurahan di Kota Denpasar sudah mampu melaksanakannya serta dengan mengoptimalkan potensi masyarakat mempermudah Pemerintah dalam meningkatkan kesadaran hukum. Penghargaan ini juga tak terlepas dari program kesadaran hukum terkait dengan peran koordinasi dan komunikasi yang baik dalam mewujudkan Denpasar sebagai Kota Sadar Hukum. Sementara Kepala Bagian Hukum Setda Kota Denpasar I Made Toya, SH. mengatakan pemberian penghargaan serta peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum Provinsi Bali Tahun 2015 dilaksanakan dengan metode berupa penilaian dari tim tentang kelayakan dari masing-masing Desa/Kelurahan untuk dapat diajukan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Setelah sebelumnya Desa/Kelurahan yang akan diresmikan sebagai Desa Sadar Hukum telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Binaan dengan Surat Keputusan Walikota. Selanjutnya masing-masing Desa/Kelurahan yang telah memenuhi persyaratan akan ditetapkan dan diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Penilaian yang meliputi pemenuhan kewajiban pembayaran pajak bumi dan bangunan 90% atau lebih, rendahnya perkawinan di bawah umur sesuai dengan UU nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, rendahnya kasus penyalahgunaan narkoba, rendahnya tingkat kriminalitas, serta tingginya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut Made Toya mengatakan, Peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum Provinsi Bali Tahun 2015 sebagai bentuk penghargaan mendapatkan Medali Penghargaan, Piagam Penghargaan Desa Sadar Hukum serta hadiah berupa Televisi 19 inch untuk 23 Desa/Kelurahan se-Provinsi Bali. Dalam hal tersebut Kota Denpasar yang memperoleh 20 dari 23 Desa/Kelurahan se-Provinsi Bali yang mendapatkan Penghargaan Desa Sadar Hukum yakni Kel. Dangin Puri, Ds. Dangin Puri Kelod, Ds. Sumerta Kaja, Ds. Sumerta Kelod, Ds. Kesiman Petilan, Kel. Penatih, Kel. Kesiman, Kel. Padang Sambian, Kel. Dauh Puri, Ds. Dauh Puri Kangin, Ds. Tegal Harum, Ds. Dauh Puri Kelod, Kel. Pedungan, Kel. Sesetan, Kel. Renon, Kel. Ubung, Ds. Peguyangan Kaja, Ds. Peguyangan Kangin, Ds. Dangin Puri Kauh, Ds. Dangin Puri Kangin. Sedangkan 3 Penghargaan Desa Sadar Hukum lainnya diperoleh oleh Kabupaten Bangli yakni Ds. Peninjoan, Ds. Binyan, serta Ds. Pengumblaran. (Eka)


Oleh : dauhpurikangin | 27 November 2015 | Dibaca : 955 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter